LAWORO.IDEKATA.ID, – Pimpinan rumah sakit umum daerah (RSUD) kabupaten Muna Barat dengan ironis memberikan tanggapan terkait keluhan pasien berinisial MR yang terjadi, Jumat (9/5). Sedangkan pasien pada jam 11.30 itu masih menunggu.
Berikut tanggapan Direktur yang di kutip melalui sambungan seluler media Sultraaktual.Id, Jumat (9/5/2025)
“Direktur RSUD, Dr. H. M. Syahril Fitrah mengatakan kejadian yang di keluhkansalqh satu pasien yang hendak melakukan ultrasonografi atau biasa di sebut USG tidak di layani akibat gangguan tegangan listrik dari PLN yang tidak normal sehingga alat kesehatan USG tidak bisa di paksa untuk di gunakan.”
“Ini penyebabnya karena tegangan listrik milik PLN tidak normal. Sehingga tenaga kesehatan yang ada di poli tidak bisa menggunakan alat itu. Karena ketika dipaksakan dengan kondisi aliran listrik yang tidak stabil maka potensi alat itu rusak sangat besar.”
“Pasienya di suruh dulu menunggu, sambil memantau kondisi listrik sampai stabil. Aliran listrik stabil nanti pukul 11.30 WITA dan pasien sudah pulang. Lalu pasien di arahkan untuk kembali melakukan pemeriksaan USG pada hari Rabu mendatang, karena Sabtu besok ada kegiatan di luar poli dan hari Senin hingga Selasa kena hari libur.” Tambahnya
Suami pasien berinisial ST sekitar jam 11 lewat ke bengkel untuk tambal Ban motor yang bocor sedangkan istrinya selaku pasien berinisial MR masih menunggu. Ketika ST ini balik di RS para petugas sudah masuk jam istrahat.
“Yang dinyatakan pasien pada jam 11.30 sudah pulang, padahal pasien masih menunggu sampai jam 12:00, dan tidak diberi tahu ada kendala listrik sebelum di konfirmasi oleh pasien itu sendiri.”
Untuk persoalan ini dari pihak media coba konfirmasi dengan Direktur RSUD Mubar, Jum’at (9/5) namun tidak ada tanggapan sampai saat ini melalui chatingan WhatsApp seluler. Sehingga muncul konfirmasi berita melalui media Sultraaktual.Id.
Kemungkinan nomor media yang coba konfirmasi kembali di Blokir oleh kepala RSUD Mubar, Syahril Fitrah setalah sebelumnya pernah di blokir saat konfirmasi kejanggalan pekerjaan yang ada di RSUD Kabupaten Muna Barat.
Awak media konfirmasi kembali dengan pihak PLN terkait gangguan listrik yang terjadi. Menanggapi pernyataan yang di tuturkan kepala RSUD Muna Barat tegangan listrik milik PLN tidak normal.
“Oh yang di RSUD Muna Barat. Info dari teman-teman kami di Lawa, ada gangguan di panel RSUD sehingga pengaman di gardu kami putus. Setelah dibenahi SDH aman kembali. Setelah panelnya RSUD diperbaiki sama teknisinya RSUD sudah normal kembali. Kmaren sampai 2 x fuse kami di gardu putus.” Ucap Kepala PLN Raha, Dambar melalui komunikasi WhatsApp selluler Sabtu (10/5/2025)
Pasalnya di RSUD itu persoalan petugas tetap stand by memperbaiki fasilitas yang memiliki gangguan. Kemudian persoalan listrik tidak bisa harap dari aliran PLN saja karena mengingat hal yang tidak diinginkan mati lampu saat pasien sedang operasi.
Terkait pelayanan apabila ada kendala di sampaikan kepada pasien jngan menunggu pasienya sendiri yang tanyakan.
Reporter: Muh. Aswan Uruti












