LAWORO,IDEKATA.ID,-Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara ke Muna Barat untuk Silaturahmi di pendidikan Swasta dan Yayasan Manzilatul Ulum, Pondok Pesantren Darul Mukhlasin As Saniy Desa Kasakamu Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat.
“Ketua DPRD komisi 1 Sultra dari partai Gerindra, La Isra menyampaikan terkait Kunjunganya langsung ke beberapa ponpes di Mubar, antara lain Yayasan Wahdah Islamiyah di Desa Wapae (Kecamatan Tiworo Tengah), Yayasan Itbaul Atsar di Desa Abadi Jaya (Kecamatan Maginti), serta Ponpes Darul Mukhlasin As Saniy di Desa Kasakamu (Kecamatan Kusambi).” Minggu (23/3/2025)
Kunjungan ini bertujuan menjalin silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi pengelola ponpes yang masih menghadapi sejumlah kendala dan keterbatasan Fasilitas salah satunya, Ponpes Darul Mukhlasin As Saniy.
“Terkait Ini kami dari Anggota DPRD sebagai wadah atau jembatan aspirasi masyarakat akan menyampaikan ke dua instansi yakni, pemerintah kabupaten dan Provinsi agar bisa menjadi perhatian.”
“Provinsi untuk yayasan seperti ini berurusan ke biro Kesra untuk permohonan dana hibah dengan maksimal mencapai 500 Juta dan pemerintah pusat sampai 1 Miliar. Kami dari DPRD akan mengawal aspirasi ponpes dengan keterbatasan yang ada untuk mendapat perhatian pemerintah bukan hanya untuk pendidikan Negeri.” Tutur
“Pimpinan Ponpes Darul Mukhlasin As Saniy, Muhammad Jamaluddin, menyambut positif langkah, La Isra Ketua Komisi 1 DPRD Sultra. Ponpes yang berdiri sejak tahun 2013 ini mengaku mengandalkan bantuan swadaya masyarakat dan pemerintah desa.”
“Kami berharap kunjungan ini jadi pintu masuk bagi bantuan pemkab atau pemprov terutama untuk pembangunan gedung dan fasilitas belajar,” ujarnya.
Ponpes menempati lokasi tetap sejak setahun lalu dengan problem keterbatasan dana. Namun ini menjadi tantangan pengembangan lembaga yang selalu di bantu masyarakat dan pemerintah Desa setempat.
“La Isra, juga menyampaikan untuk ketemu langsung dengan Bupati Mubar dan Gubernur Sulawesi Tenggara terkait persoalan pendidikan maupunYayasan ponpes yang ada di Muna Barat agar bisa menjadi perhatian Pemkab dan Pemprov Sultra.” Tutupnya
Reporter: 1207












