KONSEL,IDEKATA.ID, – Mendukung program Nasional Ketahanan Pangan yang digagas oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, seorang pengajar sekaligus dosen dengan gelar doktor di Universitas Halu Oleo (UHO) telah berperan aktif dalam upaya meningkatkan kemandirian pangan. Melalui pelatihan dan bimbingan teknis (BIMTEK), memberikan ilmu dan keterampilan praktis kepada masyarakat Tani Ternak di Desa Morome, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kegiatan ini merupakan salah satu langkah konkret dalam mengimplementasikan program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM Diktisantek), yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan dan menciptakan kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.
Program Pemberdayaan berbasis Masyarakat (PBM-Diktisaintek) yang dilaksanakan melibatkan 9 mahasiswa dari Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo dalam mendampingi Kelompok Tani Ternak di Desa Morome. Jumat, (18/7)
Kegiatan penyuluhan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pelatihan dan bimbingan teknis penanaman hijauan serta manajemen ternak sapi potong. Penyuluhan ini dihadiri oleh Kelompok Tani Ternak Lembah Subur Morome. Desa Morome dipilih sebagai lokasi kegiatan karena masih rendahnya pemahaman masyarakat setempat mengenai manajemen ternak sapi potong, yang merupakan salah satu mata pencaharian utama di desa ini. Kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) ini mulai berlangsung pada pukul 20.00 WIB yang di hadiri masyarakat Desa Morome yang tergabung dalam kelompok Tani Ternak Lembah Subur pada hari Jum’at (18/7).
Berlangsungnya kegiatan pelatihan dan bimbingan teknis (BIMTEK) dalam Sambutan, Dr. La Ode Muh. Munadi selaku ketua Tim Pengabdian dan Bapak Hermawanto selaku ketua kelompok.
Dalam sambutanya, Hermawanto sampaikan bahwa kegiatan ini dapat menambah keterampilan dan pengetahuan para peternak sapi potong, serta memotivasi mereka untuk terus mengembangkan usaha peternakan. Ia juga berharap mahasiswa dan dosen dapat menjadi mitra untuk menyampaikan permasalahan yang dihadapi peternak, sehingga solusi yang tepat dapat ditemukan bersama.
Dalam sesi materi, Dr. La Ode Muh. Munadi, memberikan penjelasan mendalam mengenai penerapan prinsip-prinsip manajemen sapi potong dan penanaman hijauan dalam sektor peternakan, khususnya untuk sapi potong yang menjadi ternak utama di Desa Morome.
“Kesejahteraan ternak yang optimal memerlukan manajemen yang baik meliputi, perawatan, tempat tinggal yang sesuai, manajemen pakan yang tepat, serta penanganan limbah ternak,” ungkap Dr. La Ode Muh. Munadi.
Akhiri kegiatan dengan sesi tanya jawab antara para peternak dan tim pengabdian, yang memberikan kesempatan bagi peternak untuk berdiskusi langsung tentang tantangan yang mereka hadapi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momen bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar diluar kampus.
Dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen Universitas Halu Oleo dalam mendukung pemberdayaan masyarakat tani ternak melalui program pengabdian yang berkelanjutan. Diharapkan, hasil dari kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan peternak di Kecamatan Konda dan memperkuat kemandirian pangan di wilayah tersebut.
Reporter: Muh. Aswan Uruti












