LAWORO,IDEKATA.ID — Keluhan terhadap buruknya pelayanan RSUD Kabupaten Muna Barat kembali mencuat ke publik. Sejumlah pasien dan keluarga pasien menyampaikan rasa kecewa dan ketidakpuasan mereka atas pelayanan yang dianggap lambat dan tidak profesional.
Ketua umum forum komunikasi pemuda mahasiswa Desa Sidamangura kecamatan Kusambi, Rahman, menjelaskan bahwa Muna barat itu adalah daerah yg baru mekar dan Masih banyak pembenahan yg harus di lakukan terutama masalah kesehatan. Sesuai visi misi Bupati terkait masalah kesehatan yg harusnya menjadi acuan untuk RS Muna barat memperbaiki kualitas dan pelayanan kesehatan.
“Buruknya pelayanan ini bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa bulan terakhir, media sosial juga dipenuhi oleh aduan serupa dari masyarakat yang merasa tidak mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang layak. Ditambah lagi dengan kejadian tadi siang tidak sigapnya ambulance dan lambatnya penanganan terhadap ibu yg terluka parah yg beredar di media sosial.” Ucap, Sabtu (21/6/2025)
“Mantan Mentri pergerakan BEM FIB UHO menilai bahwa ini adalah bukti nyata dari krisis manajemen dan kurangnya pengawasan pemerintah terhadap kinerja di RS milik daerah. “Sudah saatnya pemerintah turun tangan. Evaluasi menyeluruh dan pembenahan sistem wajib dilakukan agar tidak makin banyak korban akibat kelalaian,” Tutur
“Kami berharap ada tindak lanjut dari Dinas Kesehatan dan pemerintah daerah untuk memperbaiki kualitas layanan serta memastikan hak-hak pasien dihormati sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.” Tegasnya
Kemudian persoalan pengrusakan fasilitas kesehatan di RS sebagaimana yang di atur dalam UU Pasal 406 KUHP mengenai tindak pidana pengrusakan barang.
Wartawan media ini mencoba konfirmasi persoalan firalnya vidio di medsos terkait pelayanan RS. Namun direktur RSUD Muna Barat yang dianggap anti wartawan masih memblokir nomor handphonenya.
Reporter: Muh. Aswan Uruti












