Pemkab Mubar Laksanakan Rakor Dana Desa Mendukung Program Nasional Ketahanan Pangan, Ini Pesan Bupati dan Wakil Bupati

Ketgam Saat Bupati Muna Barat La Ode Darwin Memberikan Penyampaian Dalam Rapat Kordinasi Dana Desa Mendukung program ketahanan pangan. (Foto Idekataid.Id)

LAWORO,IDEKATA.ID,-Pemkab Mubar laksanakan Rakor Dana Desa Mendukung program ketahanan pangan untuk mewujudkan Muna Barat menjadi Liwu Mokesa, dihadiri OPD dan Kepala-kepala Desa di Kabupaten Muna Barat yang di pimpin langsung Bupati, La Ode Darwin bersama Wakil Bupati, Sekertaris Daerah, Kepala Inspektorat Dan Kadis PMD Mubar di gedung aula Kantor Bupati.

“Bupati Muna Barat, La Ode Darwin sampaikan terkait dukungan program ketahanan pangan yang berkelanjutan serta swasembada kebutuhan pangan di Muna Barat.” Kamis (17/4/2025)

Harap Supaya dana bisa di maksimalkan dan menyelaraskan visi misi program kerja Bupati dengan pemerintah Desa karena di kabupaten hanya ada dua yang mempunyai APBD yakni kabupaten dan desa.

Kalau menyusun perencanaan tidak sesuai dengan program yang di prioritaskan yakin pasti asas menfaatnya akan berkurang.

Sesuai dengan program Nasional Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto maka kami dari Bupati menyeselaraskan program Prioritas Terkait Ketahanan pangan. Catatan khusus terkait kegiatan ini bisa menjadi pedoman atau acuan khusus dalam pelaksanaan atau pengalokasian APBD untuk ketahanan pangan tahun 2025.

“Dalam program ketahanan pangan ini saya tidak akan menginterfensi penggunaan anggaran akan tetapi berikan petunjuk dalam melaksanakan program prioritas ketahanan pangan agar bisa berkembang dan berkelanjutan.” Tutur

Pesan & Arahan Bupati Muna Barat

“Setelah melaksanakan rapat ini Bapak, Ibu kepala desa bisa menyusun rencana Masing-masing untuk penggunaan anggaran 20% Dana Desa yang di alokasikan ke program prioritas terkait ketahanan pangan.” Tandas

Kalau misalkan ada kreatifitas lain meu jadi penampung hasil dari telur maupun ayam pedaging yang bisa menyuplai untuk di salurkan sebagai bahan pangan makanan gratis bergizi (MBG).

“Untuk makan gratis bergizi (MBG) ini akan di siapkan sekitar 7 sampai 8 dapur. Kalau misalkan siswa yang akan mendapatkan makan bergizi ini sekitar 20.000 orang maka tiap harinya akan mengkonsumsi telur sebanyak siswa yang akan mendapatkanya. Begitupun ayam pedaging yang akan dikonsumsi pelajar di Muna Barat meskipun tidak berturut, tiap harinya daging maupun telur akan tetapi kebutuhan pangan untuk menunjang perkembangan PAD di Kabupaten Muna Barat menuju Liwu Mokesa.”

Saya harapkan untuk segera siapkan perencanaan terkait program ini serta kerja sama dari pihak pemerintah Desa, Satpol PP, TNI Maupun Polisi Lalu Lintas untuk penertiban hewan yang mengakibatkan kotornya lingkungan serta Laka lalu lintas di kabupaten Muna Barat.

Wakil Bupati Mubar, Ali Basa Juga menyampaikan kepada para kepala desa untuk mampu memberikan pemahaman serta memfasilitasi untuk kepentingan masyarakat dan mampu menjalankan program-program strategis dan rasional terkait ketahanan pangan.

Pesan wakil Bupati Muna Barat:

Pemerintah daerah maupun masyarakat akan terus menilai kinerja Kepala Desa dengan pengelolaan anggaran 20% yang dialokasikan di program ketahanan Pangan Ini.

Kepala Desa Mampu mengevaluasi terkait Kinerja yang dilaksanakan dalam besar nominal penggunaan anggaran serta capaian hasil yang bisa dinikmati oleh masyarakat.

“Kemudian persoalan kebersihan Lingkungan yang harus di lestarikan untuk Muna Barat Menuju Liwu Mokesa. Salah satunya terkait penertiban hewan ternak, melestarikan lingkungan dalam Desa serta memberikan pemahaman kepada masyarakat.”

 

Reporter: Muh. Aswan Uruti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *